Megibung

Tradisi Makan Bersama Yang Dilaksanakan Waktu Upacara Adat

Di pulau Dewata ada tradisi yang disebut MEGIBUNG, yaitu makan bersama.
Dalam megibung nasi beserta olahan daging di haturkan terlebih dahulu kehadapan Ide Sang Hyang Widi Wasa beserta manifestasi beliau.Setelah itu baru acara megibung mulai dengan menyajikan nasi beserta olahan daging seperti lawar sate jukut blinbing yang diletakan terpisah dengan di alasi ancak atau disebut dengan sela.megibung1
Dalam tradisi megibung ada dua cara penyajian yaitu bagi masyarakat biasa cara penyajiannya dengan duduk melingkar sambil bersila,jumlahnya empat sampai lima orang dengan dagingnya Babi. Sedangkan untuk orang yang telah medwijati maupun ekajati penyajiannya dengan duduk bersila menghadap kearah barat atau selatan dengan daging Bebek yang dialasi dengan dulang. Walaupun berbeda penyajiannya namun waktu makan selalu BERSAMA.

Satu Tanggapan to “Megibung”

  1. IDA BAGUS MAMBAL Says:

    Megibung adalah sebuah tradisi yang mestinya dilestarikan, mohon kepada teman -teman yang punya info atau literatur tentang megibung dapat menginformasikan ke email ini gusmambal@yahoo.co.id, untuk kepentingan penelitian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: